navaenra

Polesan #08 • Tiga Ribu Senja

Polesan #08 • Punakawan dan Jantung Potrobayan “Di tempat ini mungkin bukan hanya lapar bisa bersua dengan hati yang berdebar. Namun terkadang temu jua bisa menunaikan ibadat rindu.” Pemuda dengan sepatu putih, berkacamata, lengkap dengan totebag hijau tua berlambang Kartika Eka Paksi di tangan kirinya sudah mengulas kecil sabit kurva. Senyuman sederhana tersebut sudah terlukis …

Polesan #08 • Tiga Ribu Senja Selengkapnya »

Polesan #05 • Tiga Ribu Senja

Polesan #05 • Reaktan dan Alun-Alun Selatan Membaralah engkau membara Tersulutlah menjingga pada jantung sukma Lintang menghentikan langkah sepasang sepatu. Sajak yang baru saja dilantunkan penuh bara di telinga itu menjeda aktivitas raganya hingga berdiri membatu. Ia tolehkan sebentar kepalanya ke arah lapangan tengah SMA Nagara, sudah ada puluhan anak membentuk setengah lingkaran yang menonton …

Polesan #05 • Tiga Ribu Senja Selengkapnya »

Polesan #04 • Tiga Ribu Senja

Polesan #04 • Selasa dan Ritual Wagennya “Aku tak menyesal telah menjatuhkan hatiku kepadanya, meski aku harus melihat raganya dipeluk erat oleh langit dirgantara.” Suara dari gelombang podcast di dekat wastafel itu membuat seorang gadis dua puluh tahun menghilangkan sabit senyuman. Tak terasa, topik cerita sore ini sedikit mengingatkan Lintang kepada kenangan milik seseorang. Namun, …

Polesan #04 • Tiga Ribu Senja Selengkapnya »

Prakata Ceritera Tiga Ribu Senja

Prakata Lewat jemari-jemari kecil langit Yogyakarta, hingga baiknya doa dari paras ayu sang nabastala, pun ribuan rasi bintang yang mengukir di setiap detak jantung hati manusia. Selamat datang di semesta Tiga Ribu Senja. Selamat bersua dengan sepasang temu dari bentuk perasaan bahagia. Perasaan dari sebuah cerita yang menemukan kita pada sebuah pekan raya dari kisah-kisah …

Prakata Ceritera Tiga Ribu Senja Selengkapnya »

error: Content is protected !!